1. Skip to content


Memburu Sang Pemburu

By Roni Suhendar

TSIGaruda Indonesia International Photo Contest 2009 mengadakan temu media dan komunitas disertai hunting foto di Taman Safari Indonesia pada kamis (16/04) sebagai rangkaian sosialiasi event internasional ini. Pada undangan yang terdiri dari Juri GIIPC 2009, rekan-rekan media dan fotografer dari berbagai komunitas berkumpul dan meluncur dari Parkir Timur senayan tepat pukul 08.00. Tak lama kemudian bus meluncur menembus hiruk pikuk Jakarta, demi satu; satwa-satwa yang bisa sangat dekat untuk disentuh dan diabadikan. Hari itu jalanan terbilang lancar, maka tidak heran jika selang 90 menit mereka telah tiba di lokasi yang langsung disambut oleh Frans Manansang dan tim Taman Safari Indonesia (TSI).

RSTerlihat semangat dan rasa tidak sabar untuk segera berkeliaran demi menangkap moment langka sekaligus indah. Sebab hari itu tidak hanya sosialisasi yang menjadi agenda namun simulasi final Garuda Indonesia International Photo Contest 2009. Ya, undangan (kecuali Juri) berkompetisi secara langsung. 2 buah bus TSI telah siap mengantar kami ‘berburu’. Baru saja melewati gerbang rombongan telah dihadang sekawanan Zebra dan Ilama yang tanpa risih mendekati mobil-mobil demi mendapatkan makanan, langsung saja jepretan kamera mengarah ke mereka.

Hampir 2 jam peserta terlihat begitu antusias dalam mengabadikan binatang-binatang yang terlewati; si malas Kuda Nil, si cerdik Kancil, si kekar Badak dan tak terkecuali si pemburu alias Singa, Harimau, Puma dan lainnya. Mereka ‘memburu’ sang pemburu.

Layaknya final GIIPC 2009, memory card peserta dikumpulkan dengan disertai catatan foto mana yang akan disertakan dalam penjurian. Goenadi Haryanto dan Jan Dekker memilihnya dengan cermat sebelum sampai pada keputusan final, sang juara. “Memang ini hanyalah kompetisi spontan namun standarisasi penilaiannya sudah mengikuti GIIPC 2009 dengan kata lain standar internasional,” tukas Goenadi Haryanto yang merupakan Ketua Dewan Juri GIIPC 2009 ini. Tak hanya tersedia tiket Garuda Indonesia Jakarta-Denpasar-Jakarta, jam tangan dan berbagai merchandise sebagai hadiah. Hal seperti ini juga terjadi tahun lalu, waktu itu Bendungan Walahar di Karawang menjadi pilihan. Kegiatan-kegiatan tersebut memang menjadi bagian rutin dari setiap penyelenggaraan Garuda Indonesia International Photo Contest.

CLT